Daratan itu Masih Jauh…

Gelap masih juga belum beranjak
Sunyi sepi tak ada suara
Jerit rintih memaki
Inikah Taqdir garis ini
Ataukah ini secuil kisah
Menuju singgasana

Ketika hidup berjalan tanpa arahan
Ketika kedua orang tua yang dicintai telah tiada
Ketika banyak masalah menerpa
Ketika semuanya datang tiba-tiba

Tak ada lagi yang bisa membuatku tersenyum
Tak ada lagi yang bisa membuatku bahagia
Tak ada seorangpun selain kalian wahai yang udah tinggal nama
Tak ada dan tak akan ada lagi…

Perahu ini kian oleng
Sudut-sudutnya mulai terisi air
Terkatung-katung ditengah laut lepas
Angin semakin kencang menerpa
Sedangkan daratan masih jauh dipelupuk mata

Ah….
Kenapa selalu irama ini yang hadir
Tak pernah jemukah
Tak pernah bosankah
Sumbang tak merdu ini setia menemani

Hadirlah, datanglah..
Wahai mujizat sang penguasa
Disini aku menghiba
Belai kasihmu…
Tunjukanlah…
Tunjukanlah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: