Si Anjing yang kuselamatkan

Setiap hari Asep bekerja siang dan malam bahkan sampai tak mengenal waktu cuma untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga yang kian hari kian terasa semakin menghimpit, dalam benaknya sangatlah indah jikalau bisa melihat anak semata wayangnya yang lagi lucu-lucunya bisa tersenyum manis setiap hari. Rasa lelah dan cape setelah seharian keliling mencari rejeki sirna sudah ketika mendapati rengekan sang buah hati yang meronta ingin di gendong atau pengen diajak jalan-jalan keliling. Kebetulan dari hasil rejeki yang Asep dapat sedikit demi sedikit dikumpulin dan kini Asep sudah bisa mencicil rumah sangat sederhana yang bagi Asep itu adalah Istana terindah bagi keluarga kecilnya itu.

Asep kian hari kian terpacu semangatnya dalam mencari rejeki, apalagi setelah pindah di rumah barunya itu. Disingkirkan rasa lelah dan capenya, Asep tak pernah mengenal hari hujan ataupun panas yang menyengat, dalam hatinya hanya berharap bisa membawa rupiah untuk anak dan isteri tercinta yang selalu setia menantinya di rumah.

Rumah tangga asep begitu tenteram, tak pernah ada persoalan yang membuat mereka sampai bertengkar hebat. Apalagi setelah lahirnya sang buah hati yang mereka dambakan, membuat rumah tangganya semakin lengkap dan terasa semakin sempurna.

Tak terasa sudah 7 tahun Asep membina rumah tangga dengan sang isteri tercinta, sang buah hatipun kian hari kian besar dan kini sudah menginjak 5 tahun. Semakin ganteng, semakin pintar, semakin menggemaskan dengan tingkah polahnya sehari-hari.

Suatu hari mertua Asep menelpon dari kampoeng bahwa sodara jauhnya minta dicarikan kerja di Jakarta, karena dikampung gak ada yang bisa dikerjakan dan teramat sulit untuk mencari pekerjaan di kampung dan mertua Asep memohon agar Asep bisa mencarikan pekerjaan buat sodara jauhnya itu.

Seminggu kemudian sodara mertua Asep pun datang ke rumah Asep. Asep menerimanya dengan senang hati kedatangan sodara dari mertuanya itu. Asep berjanji akan mencarikan pekerjaan buat sodara mertuanya itu, tapi asep bilang harus sabar menunggu karena di Jakarta sendiri tak semudah seperti anggapan orang dalam hal mencari pekerjaan apalagi di kota sebesar Jakarta ini.

Sambil menunggu dapat pekerjaan kamu tinggal aja disini, bantu apa saja yang kamu bisa kerjakan di rumah ya,”ujar Asep kepada sodara mertuanya itu, iya om, jawab ”Ari singkat. Asep semakin semangat dalam bekerja, pagi-pagi sudah berangkat dan coba mulai bertanya ke teman-teman kenalannya barangkali ada lowongan pekerjaan buat si Ari sodara jauh mertuanya itu.

Hampir sebulan sudah Ari tinggal di rumah Asep, Ari numpang segala-galanya di rumah Asep, dari makan, tidur dan segala-galanya. Bahkan dengan kebaikan Asep, jikalau pulang membawa  rejeki lebih Asep selalu membawakan makanan dan sebungkus rokok buat Ari sodara dari mertuanya itu.

Menginjak bulan kedua Ari tinggal di rumah Asep, Asep malam itu pulang dari tempat kerjanya dengan membawakan beberapa bungkus makanan dan sebungkus rokok buat Ari. Asep senang sekali karena setelah hampir dua bulan berusaha mencarikan pekerjaan buat Ari akhirnya Asep mendapatkan pekerjaan itu. Besok kamu sudah bisa mulai kerja ri,” ujar Asep kepada Ari. Iya Om terima kasih banyak atas bantuannya selama ini kata Ari sambil menghisap sebatang rokok.

Seminggu setelah Ari mulai kerja, Ari bilang mau kost biar bisa belajar mandiri dan tidak merepotkan Om lagi, “ ujar Ari kepada Asep memulai obrolan malam itu. Kalo kamu belum sanggup untuk Kost biar kamu tinggal aja disini dulu gak apa-apa kok Ri, “ucap Asep kepada Ari. Gak kok Om, Ari ingin belajar mandiri aja dan tempat Kostnya sudah ada, “ Timpal Ari kepada Asep. Ya kalo kamu maunya seperti itu ya Om gak bisa maksa, tapi yang penting kamu bisa jaga diri baik-baik ya,” kata Asep sambil sedikit ngasih wejangan kepada Ari.

Keesokan harinya Ari mulai bergegas membawa barang-barang keluar dari rumah Asep, Ari pamit ya Om, Ujar Ari kepada Asep. Iya Ri,” Asep menjawabnya. Mbak,” Ari pamit juga ya,” kata Ari kepada isteri Asep sambil sun tangan isteri Asep. Iya hati-hati ya Ri,” balas isteri Asep kepada Ari. Asep mengeluarkan isi dompetnya diambilnya uang ratusan ribu tiga lembar dan dikasihkan ke Ari, nih Ri buat bekal kamu atau buat nambah-nambah bayar kost kamu,”ujar Asep sambil nyodorkan uang itu kepada Ari.

Sepeninggalnya Ari dirumah, Asep terus beraktivitas seperti biasanya. Berangkat pagi dan pulang malam sudah menjadi rutinitas Asep setiap hari dalam melakukan pekerjaannya. Tak pernah dia mengeluh dalam menjalankan tugas sebagai kepala rumah tangga untuk mencari rejeki, walau hari-harinya Asep habiskan di jalanan dalam teriknya matahari.

Suatu malam ketika Asep sampe di rumah, seperti biasanya Asep langsung menghampiri sang buah hati dan langsung diajaknya bermain dan becanda, Hilang rasanya cape seharian ketika bisa berkumpul dengan keluarga dan anak tercinta. Menjelang malam sang buah hati sudah mulai terlelap dalam mimpi, sang isteripun sudah mulai tertidur pulas.

Asep tak seperti biasanya, malam itu matanya susah sekali untuk di pejamkan, pikirannya melayang kemana-kemana dia hanya terduduk di ruangan tengah rumahnya sambil menghisap rokok. Dia menatap ke meja yang ada di depannya, yang dia lihat cuma pas bunga dan sebuah asbak. Ada yang aneh, biasanya Hp punya isteri tercinta selalu tergeletak disitu tapi kok malam ini gak ada. Dia lantas masuk kedalam kamar dan melihat HP isterinya itu ada di bawah bantalnya, perlahan Asep dengan mengendap-endap coba mengambil HP itu, lalu dia membawa HP itu keruangan tempat tadi Asep melamun.

Dibuka satu persatu polder demi polder yang ada di HP isterinya itu, yang ada hanya poto-poto anak dan isterinya serta lagu-lagu yang dulu Asep isiin, maklum HP itu pemberian dari Asep dahulu.  Asep terus mengutak ngatik isi HP dari isterinya itu. Ketika dia membuka satu polder yang teramat jauh dan tersembunyi dia kaget bukan kepalang, bak disambar petir disiang hari melihat sebuah poto yang ada di polder tersembunyi itu.

Tak terasa air mata Asep mulai meleleh dipipinya, walaupun ia seorang laki-laki namun ia tak sanggup melihat apa yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri, dalam polder itu terpampang satu buah poto isterinya yang lagi berciuman bibir dengan seorang pria mesra sekali. Pria itu adalah Ari, sodara jauh dari mertuanya yang kemarin sempet tinggal di rumahnya itu selama hampir dua bulan.

Amarah dan emosi yang memuncak membawa Asep menghabiskan malam itu sendirian, Asep tak mau gegabah dan menghakimi sang isteri yang lagi tertidur pulas. Walaupun emosi sudah di ubun-ubun tapi Asep coba menahannya, dia tak mau anak semata wayang yang lagi tertidur pulas terbangun. Sampai Adzan subuh berkumandang tak sekejap pun Asep memejamkan matanya.

Sang Isteri pun terbangun dan langsung menyiapkan kopi, Asep coba menahan amarah dan coba tetap tak memperlihatkan ada yang aneh. Setelah meneguk kopi Asep pamitan mau berangkat pagi-pagi dengan alasan ada kerjaan yang harus diselesaikan pagi-pagi.

Asep pagi itu langsung meluncur ke Kost tempat dimana ari tinggal. Sesampainya di tempat Kost Ari, Asep langsung membangunkan ari yang masih terlelap tidur. Ada apa Om,” kata ari sambil bangun dan membukakan pintu. Ri…. kebetulan saya lewat sini karena ada pekerjaan yang mendadak dan harus diselesaikan pagi ini juga, tapi ketika saya mau telpon ternyata pulsaku habis, jadi saya mau pinjem sms sama kamu Ri, “ujar Asep. Oh… Ari langsung membukakan HPnya dan dia langsung membuka polder pesan untuk mengetik pesan baru lalu memberikan HP itu sama Asep.

Ketika HP ari dikasihkan, Asep langsung menyambutnya dan melemparkan sekeras-kerasnya ke tembok, hancur berantakan HP punya ari tercecer kemana-kemana, Asep lantas mengambil Memory Cardnya, dan disimpennya dalam saku Asep. Kamu punya salah gak sama saya? Tanya Asep kepada Ari, “Ari menjawab gak ada salah apapun Om. Darrrrrrrrr Tinju Asep mengena di dagu Ari, Ari pun tersungkur di tanah, melihat Ari tersungkur di tanah, kaki Asep langsung melayang dan mendarat manis di kepala Ari,” Braghkkkkkkkkkk……. Ampunnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn…..,” jerit Ari mengerang kesakitan. Ada hubungan apa kamu sama isteriku??????? tanya Asep mendesak sambil melemparkan bogem mentah lagi ke kepala Ari,” Beummmmmmmm… tinju Asep mengena lagi dan membuat wajah Ari berlumuran darah.  Gak ada hubungan apa-apa Om, Mbak baik banget sama Ari Om…. Dan sudah ku anggap Mbak aku sendiri jawab Ari sambil mengerang kesakitan. Melihat ulah Ari yang tak mau ngaku, membuat emosi Asep semakin membuncah, di injeknya berulang kali kepala Ari sambil ditendangnya berulang-ulang. Ari tergolek tak berdaya ditanah, ia terkapar dan tak sadarkan diri setelah bertubi-tubi kena bogem mentah dari Asep. Para penghuni kost mengerumuni Asep dan bertanya ada apa semua ini. Asep bilang sama yg empunya Kost, bahwa Ari adalah sodaranya dan Asep bertanggung jawab kalaupun Ari sampe mati ujar Asep kepada yang empunya Kost tersebut.

Setelah melihat Ari tergolek lemah tak berdaya di tanah sambil bercucuran darah, Asep lantas beranjak pergi. Dalam perjalanan di berhenti dulu disebuah warung sambil memesan segelas kopi. Kemudian Asep mengeluarkan Memory card milik ari yang tadi disimpan di sakunya itu, dan dimasukannya ke dalam Hp Asep. Satu persatu Asep coba  mencari dan membuka buka folder – folder yang ada.

Sampai pada suatu folder dan asep coba membukanya, tapi ketika folder itu dibuka, masya Allah mata asik terbelalak melihat poto2 mesum Ari dengan isterinya berdua di dalam kamar. Hati Asep timbul tenggelam melihat kejadian itu, Emosi dan amarah sudah tak bisa di tahan lagi. Setelah membayar kopi, Asep langsung beranjak pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah dia langsung datangi sang isteri yang lagi nonton tv di ruang tengah.

Tangan Asep langsung mendarat di pipi kanan dan kiri sang isteri. Apa yang telah kamu perbuat dengan si Ari dua bulan ini? Tanya Asep kepada sang isteri,” gak ada hubungan apa-apa Mas,’ Sahut sang isteri sambil menahan rasa sakit . Lalu poto-poto ini poto siapa????? Bentak Asep lagi sambil menunjukan poto-poto sang isteri yang lagi bugil berdua sama si Ari. Melihat poto-poto yang di tunjukan Asep, isterinya langsung bilang Ampunnnnnnnnnnnnnnnnnn mas,” aku dipaksa untuk melakukannya. Gak mungkin,”bentak Asep lagi. “Kalo kamu di paksa gak bakalan kamu menikmati seperti apa yang ada dalam poto ini, Bentak Asep lagi sambil menampar pipi sang isteri untuk yang kesekian kalinya. “Ampunnnnnnnnnnnn Masssssssssssssssssssss jerit sang isteri lagi menahan sakit dari tamparan yang bertubi-tubi mendarat di pipinya itu. Coba kamu jawab, sudah berapa kali kamu melakukan hubungan laknat ini,”Tanya Asep lagi coba mendesak sang isteri. Sang isteri hanya terdiam. Kamu kalau gak mau ngaku, saya akan laporkan kamu ke polisi,”bentak Asep lagi. Sudah berapa kali kamu melakukannya Anjinggggggggggggggggggggggggggggggggggggg teriak Asep lagi sambil,” plakkkkkkkkkkkkk plakkkkkkkkkkkkkkk tangan kekar Asep mendarat lagi di kedua pipi sang isteri. Kamu tak kasihan sama anak kita, kamu malah ngajarin yang sesat buat anak kita, kamu benar-benar anjinggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg teriak asep lagi.

Setelah berulang kali Asep meminta isterinya untuk menjawab, akhirnya isterinya mengakui semua perbuatannya itu, ternyata selama sekitar dua bulan Ari tinggal di rumah Asep dia melakukan itu pada siang hari, tatkala Asep tak ada di rumah dan dengan sangat leluasa dia melakukan perbuatan terlarang itu di dalam kamar bersama isteri Asep.

Asep menghela napas panjang, Arggggggggggggggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhh ternyata orang yang selama ini aku tolong kok tega berbuat seperti itu pada keluargaku. AKu kasih makan, tempat tinggal dan pekerjaan kok balasannya malah membuat rumah tanggaku hancur lebur,” desis Asep merasa menyesal.

Kini rumah tangga Asep dengan sang isteri sudah tak bisa dipertahankan lagi, Asep langsung menjatuhkan talak tiga kepada sang isteri. Rumah tangga yang sekian tahun adem ayem kini hancur lebur gara-gara kejadian itu.

 

 

2 Tanggapan to “Si Anjing yang kuselamatkan”

  1. satriyabisniss Says:

    Numpang promo ya gan..:D

    LOWONGAN KERJA SAMPINGAN GAJI 3 JUTA /MINGGU

    Kerja Management dari program kerja online (Online Based Data Assignment Program / O.D.A.P) MEMBUTUHKAN 200 KARYAWAN diseluruh indonesia yang mau kerja sampingan online dengan potensi penghasilan 3 JUTA/MINGGU+GAJI POKOK 2 JUTA/BULAN, Tugasnya hanya ENTRY DATA, per entry @10rb, Misal hari ini ada kiriman 200 data dari O.D.A.P yang harus di ENTRY berarti kita dapat hari ini @10Rb x 200 = 2 JUTA. Lebih Jelasnya kirimkan Nama LENGKAP & EMAIL ANDA.

    Buka Blog>> “SATRIYABISNISS”

  2. […] SETIAWAN cerita kehidupan sang petualang Si Anjing yang kuselamatkan Posted in ungkapanku on 2011/03/29 by chikal setiawan Setiap hari Asep bekerja siang dan malam […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: