AKU MUAK dengan IRAMA ini

Terlewati waktu dan kian berlalu, aku ternyata belum bisa menjadi yang terbaik seperti harapanmu. Sampai detik ini anakmu masih tertati-tati menapaki kerikil-kerikil tajam yang tiap waktu menghujam langkahku. Terkadang kesabaranku pun habis dalam melewati rintang waktu yang terasa begitu lama ini. Ternyata hitam putih kehidupan ini semakin getir terasa, terkadang hanya senyum ketir yang selalu menghiasi hariku walau terkadang hati kecilku menjerit. Tak ada yang bisa dibanggakan dari diri anakmu ini, anakmu masih seperti yang dulu dan masih bisa menangis bila mengingatmu yang kini telah telah damai di sisi Tuhan.

Tak pernah lelah aku menghadapi semua ini dan berharap waktu bisa menyelamatkan hidupku. walau getir karena sang waktu selalu menagih janji itu yang tak pernah kunjung datang dalam hidupku, tapi satu keyakinan waktu itu akan tiba dan aku tak akan pernah ada lagi dalam satu irama yang sama seperti ini selamanya. Aku bosan, Aku cape, Aku lelah, Aku muak dengan irama ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: