VIRUS

Engkau benar-benar bagai virus yang menggerogoti sendi-sendi kehidupanku. Aku tak kuasa tuk menolakmu dikala kau minta waktu untuk bersua kembali setelah sekian lama tak berjumpa. Aku tahu bahwa hal itu adalah hal yang tak semestinya terjadi diantara kita. Dimana keadaan kita saat ini sudah berbeda, gak seperti beberapa waktu yang lalu.

Tapi besarnya rasa ini mampu memalingkan hal-hal yang semestinya gak boleh terjadi diantara kita. Engkau benar-benar virus dalam kehidupankuyang tak mampu ku usir dalam hatiku. Engkau telah tertanam begitu dalam di sendi-sendi cintaku. Aku hanyalah manusia biasa yang rapuh, aku tak kuasa, dan aku tetap tak pernah bisa untuk menghapus jejak rekam’mu dalam kehidupanku.

Walau tak jadi nyata, tapi setidaknya aku masih bisa menikmati indahnya rasa ini dikala aku ada di sisimu, aku selalu luluh di dekatmu, akupun selalu memujamu walau aku tahu tak akan pernah jadi nyata rasa ini terhadapmu.

Tapi tak apa, aku bersyukur masih bisa memelukmu, menciummu, mendekapmu erat-erat dalam dekapan cintaku.
Biarkan virusmu selalu hadir dalam hatiku, untuk sekedar memberi warna dalam hidupku. Aku tak akan pernah lelah menyayangimu sampai waktu bisa menjawab harapan itu.

Terima kasih atas semuanya yang telah kau berikan pada hidupku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: