REMBULAN

Kau jauh dan kini hidup bersamanya
Ukir sebuah cerita tentang sebuah mahligai
Tanpa ada rasa cinta kau jalani semuanya
Demi sebuah wacana bahagiakan mereka…

Kau rela korbankan asa
Harap nan membara sirna seketika
Tatkala semuanya terjadi
Ringkik pilu menyelimutimu
Sedu merdu melintasi dinding-dinding pilu
Setia menghiasi hari-harimu yang sepi..

Wahai purnamaku…..
Sampai kapan kau akan setia menyinariku?
Sampai kapan kau akan hilang dari hatiku?
Tak kuasa bila kuharus melupakanmu
Karena kutahu dirimu begitu berarti buat diriku…..

Wahai purnama….
Terangilah diriku walau cahyamu bukanlah cuma untukku
Tetaplah bersemayam dalam hatiku walau tak mungkin lagi kau kudekap
Peluklah mimpi2 kita dulu sampai kita terlelap
Walau tak berujung….
Kita yakin Tuhan akan memeluk dan mewujudkan mimpi2 kita……

3 Tanggapan to “REMBULAN”

  1. melinda Says:

    waduh . .bguss bgdh puisinaa . .
    blh di copast gg? hhe ^_^v

  2. boleh aja silahkan……

  3. SALSABILLA Says:

    benar kata orang,seorang pecinta adalah sang penyair handal..berlembar-lembar kita tulis kisah tentang seseorang,mendeskripsikan seberapa dalam apa yang telah kita rasakan,merintih,menjerit pada Tuhan,,mengelukan seseoran layaknya rembulan yang bersinar terang,,atau pangeran hati yang tampan..namun seiring berjalannya waktu,dan kita sadar akan itu telah menjadi bagian masa lalu,,lalu apakah masih ada yang tersisa?selain karya-karya buah perasaan kita yang tetap rapih kita simpan..apakah masih ada yang tersisa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: